Command Prompt Windows & Terminal Linux Beserta Perintahnya

Afindo Komputer – Tentunya kamu pernah mengenal atau menjumpai command prompt di Windows atau terminal di Linux. Apa sih kegunaan kedua software bawaan OS ini?

Dalam artikel ini akan dibahas pengertian, kegunaan, dan apa saja perintah-perintah yang terdapat pada command prompt maupun terminal.

Oke, mari kita bahas satu per satu.

Command Prompt Windows

Command Prompt atau biasa disebut CMD adalah jendela perintah dasar dari Windows untuk melakukan berbagai proses yang ada pada Windows pada umumnya dengan memasukkan kode perintah tertentu.

Ada banyak perintah yang bisa diterapkan atau diinput melalui cmd. Misalnya seperti membuat folder baru, menghapus sebuah file, menyembunyikan salah satu file, berpindah ke direktori lain, memformat partisi, menampilkan jam pada BIOS, dan lain sebagainya.

Kode perintah tersebut diketik dalam jendela CMD untuk melakukan eksekusi biasanya dengan menekan tombol Enter atau sebelumnya terdapat pilihan perintah.

Perintah di Command Prompt (CMD)

Berikut perintah-perintah yang terdapat di dalam CMD.

  1. Membuat suatu direktori → Ketik MD nama direktori yang akan dibuat.
  2. Masuk ke suatu direktori → Ketik CD Nama direktori yang telah dibuat.
  3. Naik satu tingkat → Ketik CD ..
  4. Menghapus sebuah direktori → [RD] [drive] [path:] [Nama direktori].
  5. Menampilkan daftar isi direktori dalam bentuk bagan → Ketik C:\praktik\windows\tree
    Pada direktori WINDOWS harus memiliki sub direktori supaya dapat ditampilkan dalam bentuk bagan.
  6. DATE → Berfungsi untuk melihat/mengisikan tanggal yang berlaku pada bios komputer.
    Rumus : DATE (mm – dd – year) atau bulan – tanggal – tahun
  7. DEL → Berfungsi menghapus suatu aatau beberapa file sekaligus.
    Rumus : DEL [drive:] [path] [nama file]
  8. CLS → Berfungsi unuk membersihkan tampilan pada layar monitor.
    Rumus : CLS
  9. COPY → Berfungsi untuk membuat salinan suatu file atau beberapa file sekaligus.
    Rumusnya yaitu : COPY [sumber drive] [nama file] [drive tujuan] [nama file]
  10. DIR → memperlihatkan daftar isi dari suatu media penyimpanan.
    Rumus : DIR [drive:] [file name] [syntax]
  11. PROMPT → berfungsi untuk merubah tampilan DOS prompt.
    Rumus : PROMPT [text] [special character]
  12. REN → berfungsi untuk mengubah nama suatu file.
    Rumus : REN [drive:] [path] [nama file] [nama file baru]
  13. TIME → berfungsi untuk mengisikan waktu yang berlaku pada bios komputer.
    Rumus : TIME (hour : minute : seconds) atau jam – menit – detik
  14. TYPE → berfungsi menampilkan karakter text hanya pada file – file yang berekstensi *.txt.
    Rumus : TYPE [nama file.txt]
  15. DOS External Command → Disebut external command DOS karena untuk melaksanakan seluruh perintah – perintah berikut ini diperlukan progrm yang berekstensi COM atau EXE.
  16. CHKDSK → Berfungsi ntuk melihat kondisi media yang kita pakai.
    Rumus : CHKDSK [DRIVR:]

    Jika kamu menjalankan program ini, maka akan muncul informasi antara lain kemampuan kapasitas media tersebut, jumlah file yang ada, jumlah area yang masih kosong dan volume.

    Jika terdapat partisi/track disket yang rusak, informasi ini juga akan ditampilkan. Untuk melakukan perbaikan, ulangi CHDSK. Namun kali ini dengan ditambahkan synax /F (atau fixed). Kemudian akan muncul pesan convert lost chain to file (Y / N) maka jawablah Y.

    Ini dimaksudkan agar program tersebut menyimpan data yang berada pada partisi / track yang rusak ke dalam sebuah atau beberapa file (namanya FILE001.CHK dst.) dan diletakkan pada partisi / trek yang baik, sehingga kamu dapat mengakses data tersebut.

    Informasi yang ditampilkan CHKDSK pada paragraf pertama adalah yang paling penting, dengan urutan-urutannnya sebagai berikut:

    Baris ke-1 : Total daya tampung disket atau hardisk.
    Baris ke-2 : Jumlah total file yang disembunyikan (apabila ada).
    Baris ke-3 : Jumlah direktori yang ada.
    Baris ke-4 : Jumlah file yang ada.
    Baris ke-5 : Jumlah byte yang rusak jika ada yang ditemukan.
    Baris ke-6 : Jumlah byte yang tersisa yang dapat digunakan.

    Mulai versi DOS 6, microsoft membeli salah satu lisensi dari PC-Tools dan mengubahnya menjadi SCANDISK, walau tetap menyediakan CHKDSK.

    Perbedaan dengan CHKDSK adalah proses pengecekan ditampilkan dan pada akhir pemakaian. SCANDISK akan memberitahu hasil pemeriksaannya dalam bentuk statistik yang berisi fisik disket atau harddisk.
  17. DISKCOPY → Menyalin seluruh isi disket sama persis ke disket lainnya).
    Rumus : Discopy [drive number] [drive tujuan]
    Jika proses pengkopian berjalan lancar, akan muncul pesan:
    Copy complete.Copy another disk ? (Y / N) ?
    Tekan Y agar program kembali. Tekan N untuk mengakhiri program Discopy maka akan kembali ke DOS Prompt.
  18. FORMAT → Berfungsi membuat track pada suatu media penyimpanan agar media penyimpanan tersebut dapat difungsikan.
    Rumus : FORMAT [/S] [/V] [/Q] [/U] [/4]
    /S : menyertakan sistem operasi DOS yang akan diformat.
    /V : tuliskan nama label volume dari salah satu media yang diformat.
    /Q : format akan dilaksanakan lebih cepat.
    /U : dengan menggunakan syntax ini, Saving Image akan diabaikan.
    /4 : format disket 5,25” 360 KB pada drive 5,25” 1,2 MB.
    Proses akan selesai jika telah mencapai angka 99%.

Terminal Linux

Perintah Linux akan ditampilkan pada Shell, Shell menyediakan interface serta juga akses ke lingkungan Linux. Perintah Linux mempunyai format <perintah> <option> <objek>. Untuk mendapatkan petunjuk atau bantuan tentang suatu perintah di Linux, bisa dilakukan dengan beberapa cara misalnya:

  • man <perintah> → untuk melihat manual perintah tersebut.
  • <perintah> -h → untuk melihat help dari perintah tersebut.
  • <perintah> --help → berfungsi agar dapat melihat help (panjang) melalui perintah tersebut.
  • Info <perintah> → untuk melihat informasi tentang perintah tersebut.
  • Apropos <kata_kunci> → untuk melihat perintah apa saja yang berhubungan dengan kata kunci yang kita berikan.

Perintah di Terminal

Adapun perintah-perintah pada terminal linux diantaranya sebagai berikut:

  1. pwd → Untuk mengetahui directory kerja kita saat ini;
  2. mkdir → Untuk membuat sebuah directory baru;
  3. rm → Untuk menghapus sebuah file;
  4. rmdir → Untuk menghapus sebuah directory;
  5. cd → Untuk berpindah antar directory;
  6. touch → Berfungis guna membuat sebuah file kosong yang ukurannya 0 byte;
  7. cp → Untuk mengkopi sebuah file atau directory;
  8. mv → Untuk memindahkan sebuah file;
  9. find → Untuk mencari sebuah file.

So, demikianlah sedikit penjelasan tentang kegunaan Command Prompt Windows dan Terminal Linux beserta Perintahnya. Semoga bermanfaat.

Default image
Afindo Kei
Owner of www.afindokomputer.com. Pria yang pernah merasakan cinta, namun tidak berjalan sesuai harapan. Here is it, kini gw mengalihkan seluruhnya ke depan laptop.

Leave a Reply